Jasa Feasibility Study atau studi kelayakan  adalah  jasa penelitian yang mendalam tentang peluang  suatu proyek untuk  dapat dilaksanakan secara berhasil di masa yang akan datang. Untuk mengukur peluang tersebut, ukuran utama adalah asumsi perhitungan

yang dipakai masuk akal atau sesuai dengan kondisi riil lingkungan bisnis. Selain itu, studi kelayakan  berguna untuk mendapatkan nilai titik kritis kelayakan usaha.

Jasa   Feasibility Study dapat pula berupa Business Plan. Perbedaannya adalah Feasibility Study dilakukan sebelum usaha/proyek berjalan dengan menggunakan data asumsi  sedangkan Business Plan dilakukan setelah usaha berjalan dengan menggunakan data historis  usaha. 

Jasa Feasibility Study terdiri dari:

  1. Marketing Analysis, terdiri dari potencial market, captive market,market structure dan marketing mix.
  1. Technical Analysis, terdiri aspek bahan baku, proses produksi, mesin produksi, potensi limbah, lokasi dan tata letak (untuk produk  barang), proses jasa, layanan, lokasi (untuk produk jasa)
  2. Management Analysis,  terdiri dari kebutuhan tenaga kerja, struktur organisasi dan deskripsi tugas.
  3. Legal aspect, terdiri dari bentuk usaha, perijinan dan legalitas.
  4. Financial Analysis, terdiri dari  penentuan asumsi, sumber dana, struktur pembiayaan, biaya investasi, harga dan prakiraan penerimaan, proyeksi laba rugi, proyeksi arus kas, analisa titik impas, kriteria kelayanan investasi (NPV, IRR, Net B/C, PBP) dan analisa sensitifitas.

Jaminan layanan Feasibility Study  adalah:

  1. Validitas hasil kajian
  2. Data-data yang akurat
  3. Sesuai dengan tujuan usaha Anda
  4. Dapat dipergunakan sebagai lampiran proposal ke Bank
  5. Biaya yang kompetitif
  6. Waktu pengerjaan yang cepat
  7. Tenaga ahli yang sesuai dan berpengalaman
  8. Rapat koordinasi yang fleksible
  9. Jenis layanan yang dapat disesuaikan dengan budget